Atur ketinggian jok sehingga kaki anakmu rata di tanah dengan lutut sedikit ditekuk saat duduk, karena jok yang terlalu tinggi memaksa berjinjit dan menyulitkan menahan jatuh, sementara yang terlalu rendah membuat mendorong jadi canggung. Mulailah di permukaan datar dan halus seperti jalan masuk atau tempat parkir kosong daripada rumput atau kerikil, karena permukaan halus membiarkan sepeda menggelinding bebas dan membantu anakmu merasakan hubungan antara mendorong dan meluncur. Biarkan anakmu berjalan dulu dengan sepeda, lalu beralih ke dorongan pendek dan luncuran, alih-alih terburu-buru ke perjalanan panjang, karena membangun luncuran secara bertahap membangun kepercayaan diri tanpa membebani pengendara muda. Selalu pastikan anakmu memakai helm yang pas dengan benar, karena jatuh sering terjadi saat belajar, dan helm melindungi dari cedera kepala bahkan pada kecepatan rendah. Dorong anak untuk melihat ke depan, bukan ke bawah ke roda depan, karena melihat ke bawah mengganggu keseimbangan dan membuat kemudi goyah. Setelah anakmu bisa meluncur dengan kedua kaki terangkat selama beberapa detik, perkenalkan belokan lembut dan sedikit tanjakan, karena keterampilan ini langsung berguna saat mengendarai sepeda berpedal nanti.