Gunakan hanya bahan alami yang tidak diolah seperti batang bambu, ranting kering, kerucut pinus, dan kulit kayu, alih-alih kayu yang dicat atau diolah secara kimiawi, karena residu pestisida atau pernis bisa membahayakan atau membunuh serangga yang justru dimaksudkan untuk ditarik oleh hotel ini. Isi bagian-bagian berbeda dengan bahan berbeda alih-alih isian seragam, karena spesies berbeda membutuhkan ruang berbeda: batang berongga dan balok kayu berlubang cocok untuk lebah soliter, sementara kulit kayu longgar dan daun kering cocok untuk kumbang dan kutu kayu. Padatkan bahan cukup rapat agar tidak jatuh, tetapi cukup longgar untuk menyisakan celah kecil, karena serangga membutuhkan celah nyaman untuk berlindung, dan bahan yang terlalu longgar atau terlalu padat gagal menyediakan habitat yang bisa digunakan. Posisikan hotel di tempat terlindung, sebagian cerah, menghadap tenggara alih-alih area yang sepenuhnya teduh atau terbuka, karena sebagian besar serangga bermanfaat membutuhkan kehangatan pagi untuk menjadi aktif tetapi juga perlindungan dari sinar matahari sore yang keras dan hujan deras. Pasang hotel setidaknya 30 sentimeter di atas tanah pada dudukan yang stabil atau braket dinding alih-alih membiarkannya langsung di atas tanah, karena kontak dengan tanah mengundang pembusukan lembap dan memberikan akses lebih mudah bagi pemangsa seperti tikus. Biarkan hotel tidak terganggu setelah serangga masuk, hanya memeriksanya sesekali dari jarak jauh, karena mengganggu lebah yang bersarang atau serangga yang berhibernasi dapat menyebabkan mereka meninggalkan lokasi sepenuhnya.