Mulailah dengan sekumpulan kecil isyarat bernilai tinggi, seperti susu, lagi, sudah selesai, dan makan, karena berfokus pada kata-kata yang ditemui bayimu setiap hari membuat isyarat langsung berguna dan lebih mudah diperkuat. Selalu ucapkan kata itu dengan lantang sambil membuat isyarat, karena memasangkan ucapan dengan gerak isyarat mendukung perkembangan bahasa alih-alih menggantikan kata-kata yang diucapkan. Gunakan isyarat secara konsisten setiap kali situasi itu muncul, seperti mengisyaratkan susu sebelum setiap kali menyusui, karena bayi memerlukan paparan berulang selama beberapa minggu atau bulan sebelum mereka mulai membalas dengan isyarat. Sedikit lebih-lebihkan isyaratnya dan pertahankan perhatian bayimu dengan melakukan kontak mata, karena gerakan yang jelas dan disengaja lebih mudah diperhatikan bayi dan akhirnya ditiru. Tanggapi dengan segera dan antusias ketika bayimu mencoba melakukan isyarat, bahkan yang tidak sempurna, karena penguatan positif mendorong mereka untuk terus menggunakan isyarat untuk berkomunikasi. Bersabarlah dan perkirakan akan memerlukan beberapa bulan latihan konsisten sebelum bayimu membalas isyarat dengan andal, karena pemahaman reseptif biasanya berkembang jauh sebelum bayi memiliki kontrol motorik untuk membuat isyarat sendiri.